Home / Seragam batik / Langkah-Langkah Mencuci Seragam Batik Kantor Agar Lebih Awet

Langkah-Langkah Mencuci Seragam Batik Kantor Agar Lebih Awet

Rate this post

Kainbatikbagus.com Kami siap memenuhi segala macam kebutuhan batik anda dengan desain motif sesuai logo perusahaan / instansi atau pilihan anda sendiri (made by order) berapapun jumlah yang anda pesan dan butuhkan kami siap melayani. hubungi kami melalui sms atau WA di nomor 0822 5959 2299

Seragam batik kantor merupakan salah satu seragam kantor yang perlu mendapat perhatian khusus. Mengapa? Sebab, model batik mempunyai karakteristik serat yang berbeda dengan jenis busana lainnya. Bahan dan warnanya lebih mudah pudar jika tidak diperlakukan secara lembut. Nah, berikut cara mencuci seragam batik yang benar agar lebih awet digunakan.

  1. Pisahkan Seragam Batik Kantor dengan Baju Lain

Hal yang pertama kali harus Anda lakukan adalah memisahkan seragam batik dengan baju lainnya. Terlebih jika baju batik yang Anda miliki tersebut baru pertama kali dicuci. Sebab, biasanya bahan baju batik mudah luntur warnanya saat dicuci untuk pertama kalinya. Selain itu, karena ini merupakan seragam kantor, pastinya Anda ingin seragam tersebut tidak terlunturi oleh warna dari baju jenis lainnya, bukan? Oleh karena itu, agar aman dari risiko itu, pisahkan baju batik tersebut dengan baju lainnya.

  1. Rendam Seragam Batik Sebentar

Setelah dipisahkan dengan baju lain, rendam seragam batik tersebut dengan air dingin biasa sekitar 10–15 menit, jangan lama-lama. Sebab, merendam terlalu lama bisa menyebabkan warna batik menjadi pudar dan serat kain menjadi rusak. Jika ingin lebih cepat lagi, gunakan air hangat untuk merendamnya. Menurut penelitian, air hangat terbukti lebih cepat dalam meluruhkan proses kotoran pada baju batik daripada air dingin.

  1. Cuci dengan Sampo atau Lerak

Setelah direndam sebentar, peras ringan baju batik tersebut dan ganti air dengan air baru yang diberi sampo. Mengapa digunakan sampo dan bukan detergen? Sebab, bahan aditif dalam sampo tidak sekeras detergen yang dapat merusak kain batik. Zat aditif dalam sampo terbukti lebih ringan dan lembut sehingga tidak akan berpengaruh pada kualitas bahan batik. Agar lebih aman lagi, gunakan bahan alami seperti lerak untuk mencuci batik. Bahan tradisional ini sudah banyak digunakan oleh para orang tua jaman dahulu untuk merawat baju batik.

Seragam batik

  1. Kucek dengan Lembut

Masukkan baju batik ke dalam larutan sampo atau lerak tersebut, kemudian kucek lembut dengan tangan. Hindari untuk menggunakan kekuatan penuh pada saat mengucek karena dapat merusak serat kain. Jika terdapat noda membandel pada kain, fokuskan saja pengucekan tersebut pada noda. Beri tambahan sampo atau lerak untuk bagian tersebut, kemudian kucek lembut kembali hingga noda menghilang.

  1. Bilas dengan Air Bersih

Setelah dicuci, segera lakukan pembilasan pada baju batik. Lakukan hingga air sabun benar-benar sudah menghilang dari baju batik. Perlu diketahui, busa sampo yang masih menempel pada baju, bahkan hingga dikeringkan saat dijemur nanti, akan meninggalkan bekas putih yang pastinya juga akan merusak kain batik.

  1. Peras dengan Ringan

Setelah yakin baju bersih dari sampo, peras dengan lembut baju batik tersebut. Dalam hal ini, yang terpenting jangan terlalu keras dalam memeras, asal air sudah tidak mengucur saja. Tidak perlu memerasnya hingga air mengering karena dapat merusak serat kain. Setelah itu, kibas-kibaskan saja.

  1. Jemur di Tempat Teduh

Tidak hanya cara mencuci, menjemurnya pun juga harus diperhatikan. Jemurlah baju batik di tempat yang teduh atau tidak langsung terkena sengatan sinar matahari. Sinar matahari dapat memudarkan warna kain batik.

Itulah langkah-langkah mencuci seragam kantor berbahan batik yang benar agar awet dan warnanya tetap terjaga. Cara mencuci ini juga berlaku untuk seragam batik sekolah maupun guru. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.