Home / Kain Batik / Mau Beli Batik Solo? Kenali Dahulu Yuk Motif-motifnya

Mau Beli Batik Solo? Kenali Dahulu Yuk Motif-motifnya

Rate this post

Mau Beli Batik Solo? Kenali Dahulu Yuk Motif-motifnya

Batik adalah jenis seni tekstil yang menggunakan lilin dan pewarna untuk menghasilkan pola pada selembar kain polos. Meskipun kata Batik mungkin berasal dari kata Melayu titik yang berarti titik. Batik sebenarnya dapat ditemukan di seluruh dunia dari Afrika ke Asia.

Berbagai jenis batik tersebar di seluruh nusantara dan salah satu batik tebaik dan populer adalah batik Solo. Apakah Anda ingin beli batik Solo? Yuk, ketahui dahulu motif-motif batik Solo yang terkenal di bawah ini.

 Mengenal Motif-motif Batik

Batik adalah seni lukis menggunakan kain dan memiliki pola serta cara khusus dengan membuat tulisan atau langsung tempel pada kain dengan perawatan dan cara khas tertentu.

Batik adalah kain bergambar yang dibuat khusus dengan menulis atau menggunakan lilin pada kain dan sejak 2 Oktober 2009 batik telah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia oleh UNESCO.

Semua orang tahu desain batik memiliki kekuatan gaib dan masing-masing motif hanya dikenakan oleh pengguna tertentu. Jika Anda melakukan kesalahan dalam proses membatik, kekuatan magis akan hilang. Proses pembuatan batik penuh dengan makna filosofis, batik adalah simbol yang bermakna yang menunjukkan bagaimana masyarakat berpikir pembuat.

Mungkin Anda hanya tahu satu jenis desain batik saja. Namun geografi dan wilayah Indonesia menyimpan berbagai jenis motif batik tergantung wilayahnya. Padahal, batik sangat beragam. Anda yang ingin beli batik Solo, berikut adalah motif-motifnya yang terkenal :

  1. Truntum

Selama berabad-abad, emosi cinta telah menjadi pusat keberadaan manusia. Apa yang bisa dilakukan manusia tanpa emosi cinta? Legenda mengatakan bahwa truntum diciptakan oleh Ratu, yang setelah perselingkuhan Raja mulai membatik bintang yang dilihatnya di langit yang gelap untuk melupakan kesepiannya.

Penasaran dengan motif baru ini, Raja mendekati istrinya dengan hati-hati, dengan diam-diam mengamati ketekunannya. Kesungguhannya akhirnya menyebabkan cintanya mekar kembali menjadikan truntum sebagai simbol cinta yang mulai tumbuh kembali.

Dalam praktiknya, truntum ini biasa dikenakan oleh orang tua pengantin wanita dan pria pada upacara pernikahan Jawa. Motif Truntum diciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana, istri Sunan Pakubuwana III, dan mengacu pada yang direvitalisasi. Dia menciptakan motif ini sebagai simbol cinta tanpa syarat, abadi yang terus tumbuh (tumaruntum).

  1. Sogan

Ingin beli batik Solo yang khas? Beli saja Sogan batik. Sogan batik adalah motif batik khas Solo yang berwarna kecoklatan. Motif batik ini dikenal dengan desain keraton sangat eksklusif. Zaman dahulu orang awam tidak diperbolehkan menggunakan batik sogan karena hanya sultan dan keluarganya yang menggunakannya.

  1. Kawung

Motif kawung berbentuk oval, menyerupai buah kawung (sejenis palem yang buahnya kadang-kadang disebut kolang-kaling), dan disusun dalam pola geometris yang rapi. Terkadang motif ini juga diartikan sebagai bunga lotus dengan empat kelopak bunga yang terbelah.

Kawung adalah desain  yang sangat tua terdiri dari lingkaran berpotongan, yang dikenal di Jawa sejak setidaknya abad ketiga belas. Desain ini telah muncul diukir di dinding banyak candi di seluruh Jawa seperti Prambanan dekat Jogjakarta dan Kediri di Jawa Timur.

Selama bertahun-tahun, pola ini dicadangkan untuk istana kerajaan Sultan Yogyakarta. Lingkaran kadang-kadang dihiasi dengan dua atau lebih salib kecil atau ornamen lain seperti garis atau titik-titik yang berpotongan. Kawung bisa menjadi alternatif  yang bagus untuk Anda yang ingin beli batik Solo.

  1. Motif Bambu

Batik khas Solo selajutnya memiliki motif dasar gambar bambu. Seperti lainnya, desain kain batik ini biasanya dikenakan pada acara-acara formal atau upacara. Makna dan filosofi dari harapan untuk mendapatkan ketenangan

  1. Tambal

Berasal dari kata Melayu, tampal berarti memperbaiki, batik tambal merupakan penggabungan dari berbagai motif batik yang sangat mirip dengan tambal sulam atau quilting. Dari parang ke kawung, kombinasi motif ini mewakili energi positif yang baik yang diyakini dapat menyembuhkan pemakainya baik secara fisik maupun spiritual.

Motif-motif yang ditulis di sini adalah ciri khas Jawa Tengah, dan pada zaman kuno memiliki sifat-sifat jimat untuk digunakan oleh Kesultanan yang berkuasa dan keluarganya. Saat ini, larangan seperti itu sudah tidak ada lagi dan batik dari semua motif bebas digunakan oleh semua orang. Kawung adalah motif yang sering dipilih oleh orang  yang ingin beli batik Solo.

  1. Prada

Untuk acara-acara khusus, batik sebelumnya dihiasi dengan timah emas atau debu emas. Kain ini dikenal sebagai kain Prada. Daun emas digunakan di Solo dan wilayah Yogyakarta. Orang Jawa Tengah menggunakan debu emas untuk menghiasi kain Prada mereka. Itu diaplikasikan pada kain menggunakan lem buatan tangan yang terdiri dari putih telur atau minyak biji rami dan tanah kuning.

Emas akan tetap di kain bahkan setelah dicuci. Emas bisa mengikuti desain kain atau bisa mengambil desainnya sendiri. Kain berhias emas masih dibuat sampai sekarang.

  1. Ceplok

Ceplok adalah nama umum untuk seluruh rangkaian desain geometrik berdasarkan kuadrat, belah ketupat, lingkaran, bintang, dll. Meskipun secara geometris mendasar, ceplok juga dapat mewakili abstraksi dan stilisasi bunga, kuncup, biji, dan bahkan hewan. Variasi dalam intensitas warna dapat menciptakan ilusi kedalaman dan efek keseluruhannya tidak ubahnya pola medali yang terlihat pada permadani suku Turki.

Penduduk Indonesia sebagian besar Muslim, agama melarang penggambaran bentuk binatang dan manusia secara realistis. Untuk mengatasi larangan ini, pekerja batik tidak berusaha untuk mengekspresikan hal ini dalam bentuk yang realistis. Elemen tunggal dari formulir dipilih dan kemudian elemen itu diulangi lagi dan lagi dalam pola.

beli batik Solo

  1. Parang

Parang pernah digunakan secara eksklusif oleh pengadilan keraton Solo. Parang memiliki beberapa makna seperti ‘batu kasar’, ‘pola pisau’ atau ‘pisau patah’. Desain Parang terdiri dari deretan miring seperti segmen pisau yang berjalan di bentuk diagonal paralel. Parang biasanya diselingi dengan pita sempit dalam warna kontras yang lebih gelap.

Motif  yang lebih gelap ini mengandung elemen desain lain, garis motif berbentuk permen menyebut mlinjon. Ada banyak variasi pola bergaris dasar ini dengan garis sapuannya yang elegan, dengan lebih dari empat puluh desain parang direkam.

Jenis yang paling terkenal adalah ‘Parang Rusak’ , dalam bentuknya memiliki motif paling klasik terdiri dari barisan parang yang terlipat lembut. Motif ini juga muncul di media selain batik, termasuk ukiran kayu dan sebagai ornamen pada alat musik gamelan. Banyak yang beli batik Solo dengan motif ini.

  1. Semen Rama

Semen Rama atau Semen Romo sering dihubungkan dengan kisah Ramayana, yang menampilkan pengajaran Hastha Brata, Delapan Sila Tata Kelola yang Baik. Pelajaran yang tak ternilai ini adalah hadiah dari Ramawijaya ke Wibisana ketika yang terakhir dimahkotai Raja Alengka. Dengan demikian Semen Rama mewujudkan pengajaran tentang sifat-sifat penting dari seorang raja atau pemimpin.

  1. Sekar Jagad

Motif Sekar Jagad mewujudkan makna keindahan dan keanggunan yang mengesankan orang. Ada juga yang menganggap motif Sekar Jagad berasal dari kata “kar Jagad” (Kar = peta; Jagad = dunia), jadi motif ini melambangkan keanekaragaman yang ditemukan di seluruh dunia. Banyak orang yang juga beli batik Solo dengan motif ini.

Apakah Anda berniat beli batik Solo namun bingung memilih motifnya? Daftar motif di atas bisa jadi referensi Anda. Nah, tunggu apalagi segera lakukan pemesanan di kanbatikbagus.com dan dapatkan harga spesialnya! Untuk info dan pemesanan hubungi WA 0822 5959 2299

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *